Istilah Cloud Storage tentunya sudah tidak asing lagi bagi teman-teman blogger semua, sebenarnya Cloud Storage itu apa sih... Menurut pemahaman saya pribadi yang notabene masih amat sangat newbie di dunia maya ini, Cloud Storage adalah media penyimpanan data secara online. Untuk dapat mengakses data tersebut, para penggunanya dihubungkan dengan server melalui halaman web.
Jenis file yang dapat disimpan juga bermacam-macam, bisa berupa dokumen, gambar, audio, ataupun video. Lalu, mengapa harus Cloud Storage? Kenapa data-data tersebut tidak disimpan saja pada hardisk, flashdisk, CD, DVD? Baca lanjut lagi aja deh.
Keuntungan Cloud Storage
Memang ada banyak pilihan di mana kita akan menyimpan data-data kita. Kita bisa menyimpannya pada media penyimpanan fisik seperti hardisk, CD, flashdisk. Tapi untuk sebagian pengguna komputer hal tersebut mulai menjadi penghalang efisiensi kerja saat data-data yang dibutuhkan tak dapat diakses. Yah, manusiawi, kadang lupa bawa flashdisk. … Atau mungkin kerusakan media yang tak bisa diprediksi. Hardisk terlalu tua sehingga motornya nggak kuat muter lagi, CD atau DVD tergores. Kemungkinan lain lagi, dan yang paling sering dihadapi adalah terbatasnya ruang media penyimpanan. Gimana seandainya kita punya hardisk yang hampir penuh? Beli hardisk lagi? Menghapus file-file yang dirasa sudah tidak relevan lagi?
Memang ada banyak pilihan di mana kita akan menyimpan data-data kita. Kita bisa menyimpannya pada media penyimpanan fisik seperti hardisk, CD, flashdisk. Tapi untuk sebagian pengguna komputer hal tersebut mulai menjadi penghalang efisiensi kerja saat data-data yang dibutuhkan tak dapat diakses. Yah, manusiawi, kadang lupa bawa flashdisk. … Atau mungkin kerusakan media yang tak bisa diprediksi. Hardisk terlalu tua sehingga motornya nggak kuat muter lagi, CD atau DVD tergores. Kemungkinan lain lagi, dan yang paling sering dihadapi adalah terbatasnya ruang media penyimpanan. Gimana seandainya kita punya hardisk yang hampir penuh? Beli hardisk lagi? Menghapus file-file yang dirasa sudah tidak relevan lagi?
Saat disimpan secara ‘cloud’, data-data tersebut dapat
dengan mudah diakses lewat jaringan internet. Nggak perlu ngambil laptop kalo
ketinggalan di rumah atau mencari flashdisk di bawah tumpukan buku-buku kuliah.
Rusak? Para penyedia layanan ini menggunakan ratusan server untuk menyimpan
file-file. Karena tentu saja mereka harus mengadakan maintenance secara
berkala. Ruang yang terbatas? Sepertinya ruang yang disediakan sudah lebih dari
cukup. Kalo penuh (nggak tau nyimpen apaan aja) tinggal bikin akun baru lagi.
Yang paling ditekankan dari keuntungan teknologi ini adalah kemudahan mengakses
data-data kita di mana saja dan kapan saja.
Kekurangan Cloud Storage
Kekurangannya terletak pada hal keamanan. Setiap akun dilindungi oleh password yang bisa saja diketahui orang lain jika kita tidak berhati-hati. Walaupun kita sudah begitu berhati-hati tetap tak menutup kemungkinan akun kita dibuka orang lain. Kekurangan lain adalah gangguan pada saat mengakses data, entah itu disebabkan karena koneksi yang bermasalah atau server yang sedang ‘down’. Pengeluaran pun bertambah karena kita harus terhubung dengan internet untuk menggunakannya (kecuali ada yang menyediakan jasa akses internet gratis).
Kekurangannya terletak pada hal keamanan. Setiap akun dilindungi oleh password yang bisa saja diketahui orang lain jika kita tidak berhati-hati. Walaupun kita sudah begitu berhati-hati tetap tak menutup kemungkinan akun kita dibuka orang lain. Kekurangan lain adalah gangguan pada saat mengakses data, entah itu disebabkan karena koneksi yang bermasalah atau server yang sedang ‘down’. Pengeluaran pun bertambah karena kita harus terhubung dengan internet untuk menggunakannya (kecuali ada yang menyediakan jasa akses internet gratis).
Kapan menggunakan Cloud Storage
Beberapa orang menggunakan teknologi ini untuk menyimpan data-data yang sering digunakan dalam pekerjaan. Saat mereka berpindah tempat mereka tak perlu repot membawa data-data yang diperlukan untuk bekerja di tempat baru. Atau berbagi pakai file mereka dengan pengguna lain tanpa harus tuker-tukeran flashdisk. Sebagian orang lainnya menggunakan teknologi ini untuk menyimpan data-datanya sebagai cadangan (backup). Misalkan hardisk rusak atau flashdisk jebol, masih ada cadangannya, tinggal di-download aja.
Beberapa orang menggunakan teknologi ini untuk menyimpan data-data yang sering digunakan dalam pekerjaan. Saat mereka berpindah tempat mereka tak perlu repot membawa data-data yang diperlukan untuk bekerja di tempat baru. Atau berbagi pakai file mereka dengan pengguna lain tanpa harus tuker-tukeran flashdisk. Sebagian orang lainnya menggunakan teknologi ini untuk menyimpan data-datanya sebagai cadangan (backup). Misalkan hardisk rusak atau flashdisk jebol, masih ada cadangannya, tinggal di-download aja.
Mungkin saat ini temen-temen bloggerpun menggunakannya
sebagai penyimpan data baik itu foto profil, header blog, background blog,
script untuk keperluan blogging maupun data-data lainnya yang berkenaan dengan
kebutuhan online teman-teman blogger semua. Seperti apapun fungsinya, saya
telah merasakan sangat terbantu dengan teknologi ini. Beberapa contoh penyedia
layanan Cloud Storage adalah :
- Google Docs (dokumen, spreadsheet, presentasi).
- 4Shared (penyimpanan data sementara).
- Picasa, Flickr, Photobucket (foto).
- Box, Amazon S3 (segala macam file).
- Megaupload (Sudah almarhum kena sembelih FBI dengan UU SOPA & PIPA nya)
- See more
at:
http://ceritamiko.blogspot.com/2012/02/cloud-storage.html#sthash.yd1XxxSe.dpuf
Istilah Cloud Storage tentunya sudah tidak asing lagi bagi teman-teman blogger semua, sebenarnya Cloud Storage itu apa sih
... Menurut pemahaman saya pribadi yang notabene masih amat sangat newbie di dunia maya ini, Cloud Storage
adalah media penyimpanan data secara online. Untuk dapat mengakses
data tersebut, para penggunanya dihubungkan dengan server melalui
halaman web.
Jenis file yang dapat disimpan juga bermacam-macam, bisa berupa dokumen, gambar, audio, ataupun video. Lalu, mengapa harus Cloud Storage? Kenapa data-data tersebut tidak disimpan saja pada hardisk, flashdisk, CD, DVD? Baca lanjut lagi aja deh.
... Menurut pemahaman saya pribadi yang notabene masih amat sangat newbie di dunia maya ini, Cloud Storage
adalah media penyimpanan data secara online. Untuk dapat mengakses
data tersebut, para penggunanya dihubungkan dengan server melalui
halaman web. Jenis file yang dapat disimpan juga bermacam-macam, bisa berupa dokumen, gambar, audio, ataupun video. Lalu, mengapa harus Cloud Storage? Kenapa data-data tersebut tidak disimpan saja pada hardisk, flashdisk, CD, DVD? Baca lanjut lagi aja deh.
Keuntungan Cloud Storage
Memang ada banyak pilihan di mana kita akan menyimpan data-data kita. Kita bisa menyimpannya pada media penyimpanan fisik seperti hardisk, CD, flashdisk. Tapi untuk sebagian pengguna komputer hal tersebut mulai menjadi penghalang efisiensi kerja saat data-data yang dibutuhkan tak dapat diakses. Yah, manusiawi, kadang lupa bawa flashdisk.
…
Atau mungkin kerusakan media yang tak bisa diprediksi. Hardisk terlalu
tua sehingga motornya nggak kuat muter lagi, CD atau DVD tergores.
Kemungkinan lain lagi, dan yang paling sering dihadapi adalah
terbatasnya ruang media penyimpanan. Gimana seandainya kita punya
hardisk yang hampir penuh? Beli hardisk lagi? Menghapus file-file yang
dirasa sudah tidak relevan lagi?
Memang ada banyak pilihan di mana kita akan menyimpan data-data kita. Kita bisa menyimpannya pada media penyimpanan fisik seperti hardisk, CD, flashdisk. Tapi untuk sebagian pengguna komputer hal tersebut mulai menjadi penghalang efisiensi kerja saat data-data yang dibutuhkan tak dapat diakses. Yah, manusiawi, kadang lupa bawa flashdisk.
…
Atau mungkin kerusakan media yang tak bisa diprediksi. Hardisk terlalu
tua sehingga motornya nggak kuat muter lagi, CD atau DVD tergores.
Kemungkinan lain lagi, dan yang paling sering dihadapi adalah
terbatasnya ruang media penyimpanan. Gimana seandainya kita punya
hardisk yang hampir penuh? Beli hardisk lagi? Menghapus file-file yang
dirasa sudah tidak relevan lagi?
Saat
disimpan secara ‘cloud’, data-data tersebut dapat dengan mudah diakses
lewat jaringan internet. Nggak perlu ngambil laptop kalo ketinggalan
di rumah atau mencari flashdisk di bawah tumpukan buku-buku kuliah.
Rusak? Para penyedia layanan ini menggunakan ratusan server untuk
menyimpan file-file. Karena tentu saja mereka harus mengadakan
maintenance secara berkala. Ruang yang terbatas? Sepertinya ruang yang
disediakan sudah lebih dari cukup. Kalo penuh (nggak tau nyimpen apaan
aja) tinggal bikin akun baru lagi. Yang paling ditekankan dari
keuntungan teknologi ini adalah kemudahan mengakses data-data kita di
mana saja dan kapan saja.
Kekurangan Cloud Storage
Kekurangannya terletak pada hal keamanan. Setiap akun dilindungi oleh password yang bisa saja diketahui orang lain jika kita tidak berhati-hati. Walaupun kita sudah begitu berhati-hati tetap tak menutup kemungkinan akun kita dibuka orang lain. Kekurangan lain adalah gangguan pada saat mengakses data, entah itu disebabkan karena koneksi yang bermasalah atau server yang sedang ‘down’. Pengeluaran pun bertambah karena kita harus terhubung dengan internet untuk menggunakannya (kecuali ada yang menyediakan jasa akses internet gratis).
Kekurangannya terletak pada hal keamanan. Setiap akun dilindungi oleh password yang bisa saja diketahui orang lain jika kita tidak berhati-hati. Walaupun kita sudah begitu berhati-hati tetap tak menutup kemungkinan akun kita dibuka orang lain. Kekurangan lain adalah gangguan pada saat mengakses data, entah itu disebabkan karena koneksi yang bermasalah atau server yang sedang ‘down’. Pengeluaran pun bertambah karena kita harus terhubung dengan internet untuk menggunakannya (kecuali ada yang menyediakan jasa akses internet gratis).
Kapan menggunakan Cloud Storage
Beberapa orang menggunakan teknologi ini untuk menyimpan data-data yang sering digunakan dalam pekerjaan. Saat mereka berpindah tempat mereka tak perlu repot membawa data-data yang diperlukan untuk bekerja di tempat baru. Atau berbagi pakai file mereka dengan pengguna lain tanpa harus tuker-tukeran flashdisk. Sebagian orang lainnya menggunakan teknologi ini untuk menyimpan data-datanya sebagai cadangan (backup). Misalkan hardisk rusak atau flashdisk jebol, masih ada cadangannya, tinggal di-download aja.
Beberapa orang menggunakan teknologi ini untuk menyimpan data-data yang sering digunakan dalam pekerjaan. Saat mereka berpindah tempat mereka tak perlu repot membawa data-data yang diperlukan untuk bekerja di tempat baru. Atau berbagi pakai file mereka dengan pengguna lain tanpa harus tuker-tukeran flashdisk. Sebagian orang lainnya menggunakan teknologi ini untuk menyimpan data-datanya sebagai cadangan (backup). Misalkan hardisk rusak atau flashdisk jebol, masih ada cadangannya, tinggal di-download aja.
Mungkin
saat ini temen-temen bloggerpun menggunakannya sebagai penyimpan data
baik itu foto profil, header blog, background blog, script untuk
keperluan blogging maupun data-data lainnya yang berkenaan dengan
kebutuhan online teman-teman blogger semua. Seperti apapun fungsinya,
saya telah merasakan sangat terbantu dengan teknologi ini. Beberapa
contoh penyedia layanan Cloud Storage adalah :
- Google Docs (dokumen, spreadsheet, presentasi).
- 4Shared (penyimpanan data sementara).
- Picasa, Flickr, Photobucket (foto).
- Box, Amazon S3 (segala macam file).
- Megaupload (Sudah almarhum kena sembelih FBI dengan UU SOPA & PIPA nya)

Istilah Cloud Storage tentunya sudah tidak asing lagi bagi teman-teman blogger semua, sebenarnya Cloud Storage itu apa sih
... Menurut pemahaman saya pribadi yang notabene masih amat sangat newbie di dunia maya ini, Cloud Storage
adalah media penyimpanan data secara online. Untuk dapat mengakses
data tersebut, para penggunanya dihubungkan dengan server melalui
halaman web.
Jenis file yang dapat disimpan juga bermacam-macam, bisa berupa dokumen, gambar, audio, ataupun video. Lalu, mengapa harus Cloud Storage? Kenapa data-data tersebut tidak disimpan saja pada hardisk, flashdisk, CD, DVD? Baca lanjut lagi aja deh.
... Menurut pemahaman saya pribadi yang notabene masih amat sangat newbie di dunia maya ini, Cloud Storage
adalah media penyimpanan data secara online. Untuk dapat mengakses
data tersebut, para penggunanya dihubungkan dengan server melalui
halaman web. Jenis file yang dapat disimpan juga bermacam-macam, bisa berupa dokumen, gambar, audio, ataupun video. Lalu, mengapa harus Cloud Storage? Kenapa data-data tersebut tidak disimpan saja pada hardisk, flashdisk, CD, DVD? Baca lanjut lagi aja deh.
Keuntungan Cloud Storage
Memang ada banyak pilihan di mana kita akan menyimpan data-data kita. Kita bisa menyimpannya pada media penyimpanan fisik seperti hardisk, CD, flashdisk. Tapi untuk sebagian pengguna komputer hal tersebut mulai menjadi penghalang efisiensi kerja saat data-data yang dibutuhkan tak dapat diakses. Yah, manusiawi, kadang lupa bawa flashdisk.
…
Atau mungkin kerusakan media yang tak bisa diprediksi. Hardisk terlalu
tua sehingga motornya nggak kuat muter lagi, CD atau DVD tergores.
Kemungkinan lain lagi, dan yang paling sering dihadapi adalah
terbatasnya ruang media penyimpanan. Gimana seandainya kita punya
hardisk yang hampir penuh? Beli hardisk lagi? Menghapus file-file yang
dirasa sudah tidak relevan lagi?
Memang ada banyak pilihan di mana kita akan menyimpan data-data kita. Kita bisa menyimpannya pada media penyimpanan fisik seperti hardisk, CD, flashdisk. Tapi untuk sebagian pengguna komputer hal tersebut mulai menjadi penghalang efisiensi kerja saat data-data yang dibutuhkan tak dapat diakses. Yah, manusiawi, kadang lupa bawa flashdisk.
…
Atau mungkin kerusakan media yang tak bisa diprediksi. Hardisk terlalu
tua sehingga motornya nggak kuat muter lagi, CD atau DVD tergores.
Kemungkinan lain lagi, dan yang paling sering dihadapi adalah
terbatasnya ruang media penyimpanan. Gimana seandainya kita punya
hardisk yang hampir penuh? Beli hardisk lagi? Menghapus file-file yang
dirasa sudah tidak relevan lagi?
Saat
disimpan secara ‘cloud’, data-data tersebut dapat dengan mudah diakses
lewat jaringan internet. Nggak perlu ngambil laptop kalo ketinggalan
di rumah atau mencari flashdisk di bawah tumpukan buku-buku kuliah.
Rusak? Para penyedia layanan ini menggunakan ratusan server untuk
menyimpan file-file. Karena tentu saja mereka harus mengadakan
maintenance secara berkala. Ruang yang terbatas? Sepertinya ruang yang
disediakan sudah lebih dari cukup. Kalo penuh (nggak tau nyimpen apaan
aja) tinggal bikin akun baru lagi. Yang paling ditekankan dari
keuntungan teknologi ini adalah kemudahan mengakses data-data kita di
mana saja dan kapan saja.
Kekurangan Cloud Storage
Kekurangannya terletak pada hal keamanan. Setiap akun dilindungi oleh password yang bisa saja diketahui orang lain jika kita tidak berhati-hati. Walaupun kita sudah begitu berhati-hati tetap tak menutup kemungkinan akun kita dibuka orang lain. Kekurangan lain adalah gangguan pada saat mengakses data, entah itu disebabkan karena koneksi yang bermasalah atau server yang sedang ‘down’. Pengeluaran pun bertambah karena kita harus terhubung dengan internet untuk menggunakannya (kecuali ada yang menyediakan jasa akses internet gratis).
Kekurangannya terletak pada hal keamanan. Setiap akun dilindungi oleh password yang bisa saja diketahui orang lain jika kita tidak berhati-hati. Walaupun kita sudah begitu berhati-hati tetap tak menutup kemungkinan akun kita dibuka orang lain. Kekurangan lain adalah gangguan pada saat mengakses data, entah itu disebabkan karena koneksi yang bermasalah atau server yang sedang ‘down’. Pengeluaran pun bertambah karena kita harus terhubung dengan internet untuk menggunakannya (kecuali ada yang menyediakan jasa akses internet gratis).
Kapan menggunakan Cloud Storage
Beberapa orang menggunakan teknologi ini untuk menyimpan data-data yang sering digunakan dalam pekerjaan. Saat mereka berpindah tempat mereka tak perlu repot membawa data-data yang diperlukan untuk bekerja di tempat baru. Atau berbagi pakai file mereka dengan pengguna lain tanpa harus tuker-tukeran flashdisk. Sebagian orang lainnya menggunakan teknologi ini untuk menyimpan data-datanya sebagai cadangan (backup). Misalkan hardisk rusak atau flashdisk jebol, masih ada cadangannya, tinggal di-download aja.
Beberapa orang menggunakan teknologi ini untuk menyimpan data-data yang sering digunakan dalam pekerjaan. Saat mereka berpindah tempat mereka tak perlu repot membawa data-data yang diperlukan untuk bekerja di tempat baru. Atau berbagi pakai file mereka dengan pengguna lain tanpa harus tuker-tukeran flashdisk. Sebagian orang lainnya menggunakan teknologi ini untuk menyimpan data-datanya sebagai cadangan (backup). Misalkan hardisk rusak atau flashdisk jebol, masih ada cadangannya, tinggal di-download aja.
Mungkin
saat ini temen-temen bloggerpun menggunakannya sebagai penyimpan data
baik itu foto profil, header blog, background blog, script untuk
keperluan blogging maupun data-data lainnya yang berkenaan dengan
kebutuhan online teman-teman blogger semua. Seperti apapun fungsinya,
saya telah merasakan sangat terbantu dengan teknologi ini. Beberapa
contoh penyedia layanan Cloud Storage adalah :
- Google Docs (dokumen, spreadsheet, presentasi).
- 4Shared (penyimpanan data sementara).
- Picasa, Flickr, Photobucket (foto).
- Box, Amazon S3 (segala macam file).
- Megaupload (Sudah almarhum kena sembelih FBI dengan UU SOPA & PIPA nya)

... Menurut pemahaman saya pribadi yang notabene masih amat sangat newbie di dunia maya ini, Cloud Storage
adalah media penyimpanan data secara online. Untuk dapat mengakses
data tersebut, para penggunanya dihubungkan dengan server melalui
halaman web. Jenis file yang dapat disimpan juga bermacam-macam, bisa berupa dokumen, gambar, audio, ataupun video. Lalu, mengapa harus Cloud Storage? Kenapa data-data tersebut tidak disimpan saja pada hardisk, flashdisk, CD, DVD? Baca lanjut lagi aja deh.
Keuntungan Cloud Storage
Memang ada banyak pilihan di mana kita akan menyimpan data-data kita. Kita bisa menyimpannya pada media penyimpanan fisik seperti hardisk, CD, flashdisk. Tapi untuk sebagian pengguna komputer hal tersebut mulai menjadi penghalang efisiensi kerja saat data-data yang dibutuhkan tak dapat diakses. Yah, manusiawi, kadang lupa bawa flashdisk.
…
Atau mungkin kerusakan media yang tak bisa diprediksi. Hardisk terlalu
tua sehingga motornya nggak kuat muter lagi, CD atau DVD tergores.
Kemungkinan lain lagi, dan yang paling sering dihadapi adalah
terbatasnya ruang media penyimpanan. Gimana seandainya kita punya
hardisk yang hampir penuh? Beli hardisk lagi? Menghapus file-file yang
dirasa sudah tidak relevan lagi?
Memang ada banyak pilihan di mana kita akan menyimpan data-data kita. Kita bisa menyimpannya pada media penyimpanan fisik seperti hardisk, CD, flashdisk. Tapi untuk sebagian pengguna komputer hal tersebut mulai menjadi penghalang efisiensi kerja saat data-data yang dibutuhkan tak dapat diakses. Yah, manusiawi, kadang lupa bawa flashdisk.
…
Atau mungkin kerusakan media yang tak bisa diprediksi. Hardisk terlalu
tua sehingga motornya nggak kuat muter lagi, CD atau DVD tergores.
Kemungkinan lain lagi, dan yang paling sering dihadapi adalah
terbatasnya ruang media penyimpanan. Gimana seandainya kita punya
hardisk yang hampir penuh? Beli hardisk lagi? Menghapus file-file yang
dirasa sudah tidak relevan lagi?
Saat
disimpan secara ‘cloud’, data-data tersebut dapat dengan mudah diakses
lewat jaringan internet. Nggak perlu ngambil laptop kalo ketinggalan
di rumah atau mencari flashdisk di bawah tumpukan buku-buku kuliah.
Rusak? Para penyedia layanan ini menggunakan ratusan server untuk
menyimpan file-file. Karena tentu saja mereka harus mengadakan
maintenance secara berkala. Ruang yang terbatas? Sepertinya ruang yang
disediakan sudah lebih dari cukup. Kalo penuh (nggak tau nyimpen apaan
aja) tinggal bikin akun baru lagi. Yang paling ditekankan dari
keuntungan teknologi ini adalah kemudahan mengakses data-data kita di
mana saja dan kapan saja.
Kekurangan Cloud Storage
Kekurangannya terletak pada hal keamanan. Setiap akun dilindungi oleh password yang bisa saja diketahui orang lain jika kita tidak berhati-hati. Walaupun kita sudah begitu berhati-hati tetap tak menutup kemungkinan akun kita dibuka orang lain. Kekurangan lain adalah gangguan pada saat mengakses data, entah itu disebabkan karena koneksi yang bermasalah atau server yang sedang ‘down’. Pengeluaran pun bertambah karena kita harus terhubung dengan internet untuk menggunakannya (kecuali ada yang menyediakan jasa akses internet gratis).
Kekurangannya terletak pada hal keamanan. Setiap akun dilindungi oleh password yang bisa saja diketahui orang lain jika kita tidak berhati-hati. Walaupun kita sudah begitu berhati-hati tetap tak menutup kemungkinan akun kita dibuka orang lain. Kekurangan lain adalah gangguan pada saat mengakses data, entah itu disebabkan karena koneksi yang bermasalah atau server yang sedang ‘down’. Pengeluaran pun bertambah karena kita harus terhubung dengan internet untuk menggunakannya (kecuali ada yang menyediakan jasa akses internet gratis).
Kapan menggunakan Cloud Storage
Beberapa orang menggunakan teknologi ini untuk menyimpan data-data yang sering digunakan dalam pekerjaan. Saat mereka berpindah tempat mereka tak perlu repot membawa data-data yang diperlukan untuk bekerja di tempat baru. Atau berbagi pakai file mereka dengan pengguna lain tanpa harus tuker-tukeran flashdisk. Sebagian orang lainnya menggunakan teknologi ini untuk menyimpan data-datanya sebagai cadangan (backup). Misalkan hardisk rusak atau flashdisk jebol, masih ada cadangannya, tinggal di-download aja.
Beberapa orang menggunakan teknologi ini untuk menyimpan data-data yang sering digunakan dalam pekerjaan. Saat mereka berpindah tempat mereka tak perlu repot membawa data-data yang diperlukan untuk bekerja di tempat baru. Atau berbagi pakai file mereka dengan pengguna lain tanpa harus tuker-tukeran flashdisk. Sebagian orang lainnya menggunakan teknologi ini untuk menyimpan data-datanya sebagai cadangan (backup). Misalkan hardisk rusak atau flashdisk jebol, masih ada cadangannya, tinggal di-download aja.
Mungkin
saat ini temen-temen bloggerpun menggunakannya sebagai penyimpan data
baik itu foto profil, header blog, background blog, script untuk
keperluan blogging maupun data-data lainnya yang berkenaan dengan
kebutuhan online teman-teman blogger semua. Seperti apapun fungsinya,
saya telah merasakan sangat terbantu dengan teknologi ini. Beberapa
contoh penyedia layanan Cloud Storage adalah :
- Google Docs (dokumen, spreadsheet, presentasi).
- 4Shared (penyimpanan data sementara).
- Picasa, Flickr, Photobucket (foto).
- Box, Amazon S3 (segala macam file).
- Megaupload (Sudah almarhum kena sembelih FBI dengan UU SOPA & PIPA nya)

Langganan:
Posting Komentar (Atom)



0 komentar:
Posting Komentar