Perbedaan Dropbox dan Google Drive
Nah
sobat spektrum ,baik Dropbox maupun Google Drive mempunyai
keunggulan dan kelemahan, hal tersebut dapat diketahui dari beberapa indikator.
Indikator yang digunakan dalam menjelaskan letak perbedaan kedua komputasi awan
menggunakan 12 indikator, antara lain: Perpindahan folder (navigasi), pemilihan
file (seleksi), galeri foto, garis kotak pada foto (grid), sinkronisasi, notifikasi, platformpendukung,
berbagi folder, pengiriman link, sejarah file, keamanan akun,
dan pencarian file.
1. Perpindahan
Folder
Google Drive : Untuk berpindah
dari folder dimana file berada ke folder yang dituju,
google drive lebih unggul daripada dropbox.
Dropbox : Untuk berpindah dari satu folder ke folder
lain membutuhkan beberapa langkah. Terlebih dulu harus menuju home,
setelahnya maka masuk sampai folder yang dituju.
2. Pemilihan
File
Google Drive : Pemindahan file dapat langsung di
drag ke folder yang terlihat dalam tampilan pohon di mana letak folder dituju.
Dropbox : Pemindahan file (drag and drop)
dalam dropbox memiliki keterbatasan karena hanya bisa memindahkan
file ke dalam folder yang berada dalam jendela yang sama atau hanya
bisa mendrag ke home dropbox.
3. Galeri
Foto
Google Drive: Tidak memiliki galeri foto.
Dropbox : Mempunyai galeri foto yang dapat
menampilkan foto-foto dalam ukuran file penuh, selain itu sobat sekalian juga
mampu untuk nge-share galeri foto itu dengan teman. Wah asyik ya buat
yang suka narsis… Ups! Hehehe yuk lanjutkan!
4. Garis
Kotak pada Foto
Google Drive :Memiliki tampilan Grid yang
bagus dan berguna dalam melihat gambar lebih detail.
Dropbox : Memiliki tampilan Grid, tetapi
terbatas hanya pada gambaran yang ada di ‘camera upload folder’.
5. Sinkronisasi
Google Drive : Sinkronisasi dilakukan untuk melihat
hasil file yang dipindahkan kedesktop/installer. Google Drive hanya
bisa melakukan sinkronisasi terbatas pada drive artinya tidak bisa memasukkan
ke folder selain yang ada di ‘my drive’.
Dropbox : Mampu melakukan sinkronisasi file yang
dimasukkan melalui desktop dropbox tidak hanya terbatas
pada drive, selain itu bisa lebih jauh bahkan bisa masuk dalam
subfolder.
6. Icon
Notifikasi
Google Drive : Icon notifikasi yang berada
di pojok kanan bawah, juga menunjukkan informasi yang terbatas, dan pada
preferences hanya menyediakan sedikit options.
Dropbox : Icon notifikasi dropbox mampu
menunjukkan status upload, berapa banyak ruang penyimpanan yang digunakan,
mengakses web dropbox, membuka folder di komputer yang berisi file
dropbox, preferences, dan update ketika ada pemberitahuan. Wah
canggih juga ya sobat?! Yukk lanjut..
7. Platform
pendukung
Google Drive : Hanya mampu berjalan pada
beberapa platform. Pada mobile, google drive berjalan
dengan platform android. Pada PC, google drive tidak
didukung olehlinux, tetapi hanya windows dan mac. Nah bagi sobat
spektrum pengguna android bisanyobain nih. Lanjuut..
Dropbox : Didukung oleh berbagai
platform mobile dan PC seperti windows, mac, danlinux.
8. Berbagi
Folder (Sharing)
Google Drive : Lebih unggul karena didukung
oleh Google Docs. Cara kerjanya ketika sobat
ingin ngeshare folder maka pilih ‘shared with
me’, so langsung mengakses folder tersebut melalui web. Karena
menggunakan web maka tidak akan memakan penyimpanan yang ada pada google
drive. Jadi tetap bisa mengakses folder tersebut tanpa harus ada di ‘my drive’.
Dropbox : Cara kerjanya adalah ketika
sobat nge-share maka bersiap untuk menyediakan ruang penyimpanan.
9. Pengiriman
Link
Google Drive : Langkah lebih banyak. Pertama harus
mensetting privasi file ke ‘public’ atau ‘anyone with the link’. Ketika sudah
dapat link, teman akan mengambilnya lewatgoogle docs kemudian mereka harus
mendownload dan akhirnya dapat link tersebut.
Dropbox : Langkah lebih praktis. Pertama memasukkan
file ke ‘public’ yang berada di dalam folder dropbox’. Kemudian
klik modified dan pilih ‘copy public URL’.Seketika sobat akan mendownload
file tersebut tanpa perlu ke web dropbox.
10. Sejarah
File (History)
Google Drive : File history digunakan
ketika mencari file yang gak atau sengaja didelete, tetapi keesokan
harinya file tersebut dibutuhkan lagi. Fitur yang ada di google
drive tidak mampu menunjukkan sudah berapa kali file tersebut di
revisi/di edit.
Dropbox : Perubahan atas revisi itu dapat diketahui
selama 30 hari. Jadi dalam rentang itu, dapat memunculkan file yang telah
dihapus atau direvisi dengan memilih ‘show deleted file’ dan
melihat pada ‘previous version’ serta merestore pilihan
file yang sudah di edit pada revisi tertentu.
11. Keamanan
Akun
Google Drive : Lebih unggul karena terkoneksi
langsung dengan akun google yang menerapkan 2 langkah perlindungan sekaligus.
Dropbox : Perlindungan berlapis tidak dimiliki oleh
dropbox.
12. Pencarian
File
Google Drive : Lebih unggul karena telah ditempeli
mesin pencari milik google tidak hanya itu sobat google
drive dapat membaca text menggunakan OCR, mampu mendeteksi teks yang ada
pada foto sekalipun.
Dropbox: Tidak mampu menggunakan pendekatan nama,
sehingga pencarian file didropbox harus didasarkan
pada keywords yang benar-benar sama dengan file yang dicari.
13. Analisa
Komputasi Awan
Nah
sobat spektrum sekarang udah paham kan? Dengan mengetahui satu per satu
keunggulan dan kelemahan dari tiap-tiap indikator maka pengguna teknologi
informasi dan komunikasi di era canggih ini senantiasa akan dimanjakan dengan
pilihan-pilihan yang menarik. Terlebih ketika pengguna komputasi awan ini
adalah orang-orang yang membutuhkan penyimpanan dalam jumlah besar yang sewaktu-waktu
bisa secara langsung untuk diakses guna dibuka ataupun dilakukan pengeditan di
manapun berada tanpa harus menyiapkan penyimpanan portable.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




0 komentar:
Posting Komentar