Senin, Juli 14, 2014

perbedaan antara google drive dan dropbox






Perbedaan Dropbox dan Google Drive


                Nah sobat spektrum ,baik Dropbox maupun Google Drive mempunyai keunggulan dan kelemahan, hal tersebut dapat diketahui dari beberapa indikator. Indikator yang digunakan dalam menjelaskan letak perbedaan kedua komputasi awan menggunakan 12 indikator, antara lain: Perpindahan folder (navigasi), pemilihan file (seleksi), galeri foto, garis kotak pada foto (grid), sinkronisasi, notifikasi, platformpendukung, berbagi folder, pengiriman link, sejarah file, keamanan akun, dan pencarian file.
               


1.     Perpindahan Folder
Google Drive : Untuk berpindah dari folder dimana file berada ke folder yang dituju, google drive lebih unggul daripada dropbox.
Dropbox : Untuk berpindah dari satu folder ke folder lain membutuhkan beberapa langkah. Terlebih dulu harus menuju home, setelahnya maka masuk sampai folder yang dituju.
2.     Pemilihan File
Google Drive : Pemindahan file dapat langsung di drag ke folder yang terlihat dalam tampilan pohon di mana letak folder dituju.
Dropbox : Pemindahan file (drag and drop) dalam dropbox memiliki keterbatasan karena hanya bisa memindahkan file ke dalam folder yang berada dalam jendela yang sama atau hanya bisa mendrag ke home dropbox.
3.     Galeri Foto
Google Drive: Tidak memiliki galeri foto.
Dropbox : Mempunyai galeri foto yang dapat menampilkan foto-foto dalam ukuran file penuh, selain itu sobat sekalian juga mampu untuk nge-share galeri foto itu dengan teman. Wah asyik ya buat yang suka narsis… Ups! Hehehe yuk lanjutkan!
4.     Garis Kotak pada Foto
Google Drive :Memiliki tampilan Grid yang bagus dan berguna dalam melihat gambar lebih detail.
Dropbox : Memiliki tampilan Grid, tetapi terbatas hanya pada gambaran yang ada di ‘camera upload folder’.


5.     Sinkronisasi
Google Drive : Sinkronisasi dilakukan untuk melihat hasil file yang dipindahkan kedesktop/installer. Google Drive hanya bisa melakukan sinkronisasi terbatas pada drive artinya tidak bisa memasukkan ke folder selain yang ada di ‘my drive’.
Dropbox : Mampu melakukan sinkronisasi file yang dimasukkan melalui desktop dropbox tidak hanya terbatas pada drive, selain itu bisa lebih jauh bahkan bisa masuk dalam subfolder.
6.     Icon Notifikasi
Google Drive : Icon notifikasi yang berada di pojok kanan bawah, juga menunjukkan informasi yang terbatas, dan pada preferences hanya menyediakan sedikit options.
Dropbox : Icon notifikasi dropbox mampu menunjukkan status upload, berapa banyak ruang penyimpanan yang digunakan, mengakses web dropbox, membuka folder di komputer yang berisi file dropbox, preferences, dan update ketika ada pemberitahuan. Wah canggih juga ya sobat?! Yukk lanjut..
7.     Platform pendukung
Google Drive : Hanya mampu berjalan pada beberapa platform. Pada mobile, google drive berjalan dengan platform android. Pada PC, google drive tidak didukung olehlinux, tetapi hanya windows dan mac. Nah bagi sobat spektrum pengguna android bisanyobain nih. Lanjuut..
Dropbox : Didukung oleh berbagai platform mobile dan PC seperti windows, mac, danlinux.
8.     Berbagi Folder (Sharing)
Google Drive : Lebih unggul karena didukung oleh Google Docs. Cara kerjanya ketika sobat ingin ngeshare folder maka pilih ‘shared with me’, so langsung mengakses folder tersebut melalui web. Karena menggunakan web maka tidak akan memakan penyimpanan yang ada pada google drive. Jadi tetap bisa mengakses folder tersebut tanpa harus ada di ‘my drive’.
Dropbox : Cara kerjanya adalah ketika sobat nge-share maka bersiap untuk menyediakan ruang penyimpanan.
9.     Pengiriman Link
Google Drive : Langkah lebih banyak. Pertama harus mensetting privasi file ke ‘public’ atau ‘anyone with the link’. Ketika sudah dapat link, teman akan mengambilnya lewatgoogle docs kemudian mereka harus mendownload dan akhirnya dapat link tersebut.
Dropbox : Langkah lebih praktis. Pertama memasukkan file ke ‘public’ yang berada di dalam folder dropbox’. Kemudian klik modified dan pilih ‘copy public URL’.Seketika sobat akan mendownload file tersebut tanpa perlu ke web dropbox.
10.  Sejarah File (History)
Google Drive : File history digunakan ketika mencari file yang gak atau sengaja didelete, tetapi keesokan harinya file tersebut dibutuhkan lagi. Fitur yang ada di google drive tidak mampu menunjukkan sudah berapa kali file tersebut di revisi/di edit.
Dropbox : Perubahan atas revisi itu dapat diketahui selama 30 hari. Jadi dalam rentang itu, dapat memunculkan file yang telah dihapus  atau direvisi dengan memilih ‘show deleted file’ dan melihat  pada ‘previous version’ serta merestore pilihan file yang sudah di edit pada revisi tertentu.
11.  Keamanan Akun
Google Drive : Lebih unggul karena terkoneksi langsung dengan akun google yang menerapkan 2 langkah perlindungan sekaligus.
Dropbox : Perlindungan berlapis tidak dimiliki oleh dropbox.
12.  Pencarian File
Google Drive : Lebih unggul karena telah ditempeli mesin pencari milik google tidak hanya itu sobat google drive dapat membaca text menggunakan OCR, mampu mendeteksi teks yang ada pada foto sekalipun.
Dropbox: Tidak mampu menggunakan pendekatan nama, sehingga pencarian file didropbox harus didasarkan pada keywords yang benar-benar sama dengan file yang dicari.
13.  Analisa Komputasi Awan
            Nah sobat spektrum sekarang udah paham kan? Dengan mengetahui satu per satu keunggulan dan kelemahan dari tiap-tiap indikator maka pengguna teknologi informasi dan komunikasi di era canggih ini senantiasa akan dimanjakan dengan pilihan-pilihan yang menarik. Terlebih ketika pengguna komputasi awan ini adalah orang-orang yang membutuhkan penyimpanan dalam jumlah besar yang sewaktu-waktu bisa secara langsung untuk diakses guna dibuka ataupun dilakukan pengeditan di manapun berada tanpa harus menyiapkan penyimpanan portable.

0 komentar:

Posting Komentar

  • Blogger news

  • Blogroll

  • About

    Copas (copy-paste)boleh , tapi di baca dulu ya sebelum di Copas, budayakan membaca bung !!!